liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
Cocol88
Cocol88
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
https://www.thestdavidshotel.com/

Kementan Gerakkan Penyuluh Sukseskan Genta Organik

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo.

Jumat, 16 Desember 2022 – 08:10 WIB

VIVA – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Pertanian (BPPSDMP) menyediakan sumber daya manusia untuk menggerakkan Gerakan Pertanian Pro-Organik (Genta Organik).

Genta Organik adalah gerakan yang mendorong petani untuk memproduksi pupuk organik, pupuk hayati dan pembenah tanah secara mandiri. Selain itu, gerakan ini juga mengajak petani menerapkan pemupukan berimbang.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan, salah satu cara untuk meningkatkan kesuburan tanah adalah dengan mengurangi penggunaan pupuk kimia dan memperbanyak penggunaan pupuk organik.

Dengan begitu, kata Mentan Syahrul, produksi pertanian bisa meningkat dan pencemaran lingkungan bisa dikurangi.

“Jangan hanya menggunakan pupuk kimia, tapi perbanyaklah pupuk organik. Bahan kimia mungkin masih diperlukan karena ini skala ekonomi ya? Dan beberapa varietas membutuhkannya, tapi kita akan mulai dengan memberi mereka nutrisi secara organik,” kata dia. Menteri. Syahrul dari Pertanian.

Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi menjelaskan, yang bisa menyuburkan tanah bukan hanya pupuk kimia melainkan pupuk organik, pupuk hayati dan pembenah tanah.

“Pupuk organik, pupuk hayati dan pembenah tanah bisa dilakukan oleh petani sendiri asal ada kemauan. Artinya tidak ada alasan untuk menyuburkan tanah karena pupuk mahal, kita diam saja. Proses pengayaan tanah, peningkatan produktivitas dan produksi harus terus berlanjut jika kita ingin tetap eksis di muka bumi ini,” ujar Dedi.