liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
Cocol88
Cocol88
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
https://www.thestdavidshotel.com/

Mabuk Berat, Tentara Rusia Pukuli Komandannya Sampai Mati

VIVA Militer: Pasukan Angkatan Bersenjata Federasi Rusia (VSRF)

Minggu, 8 Januari 2023 – 03:35 WIB

VIVA – Tentara Rusia menerima berita mengejutkan setelah seorang tentara membunuh komandannya, dalam perjalanan ke medan perang Ukraina. Informasi ini baru diketahui setelah peristiwa yang terjadi pada Desember 2022.

Dalam laporan yang dikutip VIVA tentara dari Business Insider, insiden pembunuhan itu terjadi di Stasiun Militer Mushashi, di wilayah barat daya Federasi Rusia.

Seorang prajurit Angkatan Bersenjata Federasi Rusia (VSRF) membunuh komandannya yang berpangkat kapten. Tentara Rusia yang terdaftar kehilangan kendali dan memukuli komandannya, dalam keadaan mabuk.

Kedua tentara Rusia itu sebenarnya sedang dalam perjalanan ke Ukraina, setelah mendapat perintah mobilisasi. Hingga berita ini diturunkan, identitas kedua tentara tersebut belum dirilis.

VIVA Militer: Angkatan Bersenjata Federasi Rusia (VSRF)

“Komandan militer tewas seketika karena luka-lukanya,” kata Pengadilan Militer Rusia dalam sebuah pernyataan.

Setelah diamankan Polisi Militer Rusia (VP), prajurit yang membunuh komandannya ditetapkan sebagai tersangka dan diancam 15 tahun penjara.

Halaman selanjutnya

Ini bukan pertama kalinya tentara Rusia terlibat perkelahian dalam keadaan mabuk.