liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
Cocol88
Cocol88
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
https://www.thestdavidshotel.com/

Optimalkan Nikel Indonesia, Pertamina Siap Kembangkan Ekosistem Baterai EV

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati

Sabtu, 21 Januari 2023 – 20:52 WIB

VIVA – PT Pertamina (Persero) bertekad untuk terus berperan penting dalam mengembangkan ekosistem baterai kendaraan listrik di Indonesia dengan mengoptimalkan sumber daya dalam negeri.

“Kami yakin dengan cadangan nikel di Indonesia, kami bisa memproduksi baterai dan meningkatkan penetrasi EV,” kata Nicke Widyawati di Paviliun Indonesia, World Economic Forum, di Davos.

Menurutnya, Pertamina memiliki infrastruktur yang dapat dioptimalkan untuk penetrasi EV dan memiliki data segmentasi fitur, mobilitas, dan daya beli.

Selain itu, Pertamina juga memiliki lebih dari 7.400 SPBU, 6.100 Pertashop, dan 63.000 outlet LPG. Pertamina juga bersedia bekerja sama dengan pihak lain dari berbagai negara untuk mengembangkan baterai EV dan mengoptimalkan infrastrukturnya.

Komitmen ini sejalan dengan rekomendasi yang diajukan oleh Business 20-Task Force Energy, Sustainability, and Climate/B20-TF ESC, salah satunya adalah mengusulkan rekomendasi kebijakan untuk percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik (EV).

“Kami mengusulkan beberapa rekomendasi kebijakan dan aksi kebijakan, khususnya bagaimana mempercepat penetrasi EV di setiap negara,” kata Nicke Widyawati yang juga pernah menjabat sebagai Ketua ESC B20-TF selama G20 2022.

Dalam acara bertema “Pembangunan Ekonomi Indonesia Melalui Industri Hilir dan Kemitraan Inklusif”, Nicke mengungkapkan usulan kebijakan, antara lain percepatan penggunaan energi berkelanjutan, memastikan transisi yang adil dan terjangkau, serta meningkatkan ketahanan energi.

Halaman selanjutnya

Untuk mempercepat penggunaan energi berkelanjutan, kata Widyawati, Pertamina menargetkan efisiensi energi dengan elektrifikasi sebagai critical success factor.