liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
Cocol88
Cocol88
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
https://www.thestdavidshotel.com/

Upaya Peningkatan Produksi Pertanian Harus Perhatikan Lingkungan

Acara Mentan Sapa Petani dan Penyuluh (MSPP) Volume 48.

Sabtu, 24 Desember 2022 – 12:25 WIB

VIVA – Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian (Kementan) berharap upaya peningkatan produktivitas, mutu dan keberlanjutan pertanian harus memperhatikan lingkungan.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, saat ini harga pupuk naik tiga kali lipat akibat perang antara Rusia dan Ukraina yang terjadi awal tahun ini.

“Mengapa harga pupuk tiga kali lipat? Karena ada perang antara Rusia dan Ukraina. Rusia dan Ukraina adalah produsen utama potasium dan fosfat,” ujar Mentan dalam sambutan Mentan Salam Petani dan Tenaga Kerja Tambahan (MSPP) Jilid 48 dengan tema ‘Pertanian Ramah Alam’, Jakarta, Jumat (23/12).

Dikatakannya, salah satu cara untuk meningkatkan kesuburan tanah adalah dengan mengurangi penggunaan pupuk kimia dan memperbanyak penggunaan pupuk organik. Dengan demikian, produksi pertanian dapat ditingkatkan dan pencemaran lingkungan dapat ditekan.

“Jangan hanya menggunakan pupuk kimia, tapi lebih banyak pupuk organik. Pupuk kimia mungkin masih dibutuhkan karena ini skala ekonomi dan beberapa varietas membutuhkannya, tapi kita akan mulai dengan memberi nutrisi organik,” ujar Mentan Syahrul.

Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi menambahkan, Revolusi Hijau di sektor pertanian terbukti mampu meningkatkan produktivitas padi dari 1-2 ton per hektar menjadi 5-6 ton per hektar, bahkan di daerah yang produksinya diintensifkan hingga 8 ton. ton per hektar.

“Tidak ada gunanya kita meningkatkan produktivitas pertanian jika lingkungan tercemar gas beracun. Jadi, kita perlu meng-upgrade, artinya tidak hanya meningkatkan produktivitas, tapi juga secara hukum wajib menjaga lingkungan,” kata Dedi.