liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
Cocol88
Cocol88
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
Bosswin168
https://www.thestdavidshotel.com/

Kementan Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Food Estate

Mentan Sapa Petani dan Penyuluh (MSPP) volume 45

Selasa, 6 Desember 2022 – 20:00 WIB

VIVA – Kegiatan Food Farm dilakukan dalam rangka pengembangan sentra produksi pangan skala besar untuk memperkuat sistem pangan negara.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan, gerakan menanam padi di kawasan Food Farm ini untuk memperkuat produksi beras dalam negeri menghadapi krisis global.

Hal ini merupakan salah satu langkah nyata pemerintah dalam memanfaatkan lahan rawa untuk pengembangan sektor pertanian guna menjamin ketersediaan pangan yang cukup.

“Saat ini kita bersama Pemda dan Danrem menggarap lahan yang luas ini, namun nanti masyarakat akan mengelola ini dengan kelembagaan yang ada dan mengolahnya sesuai dengan ekosistem pertanian dan pangan. Dan besok masyarakat Kalimantan harus mengatakan dari Kalimantan, Indonesia Pangan kuat dan itu yang akan kita capai di Kalimantan,” kata Mentan Syahrul.

Ia menambahkan, pengembangan lahan rawa sebagai lahan pangan saat ini dan masa depan dinilai sangat strategis dan prospektif dalam mendukung jaminan pasokan pangan. Hal ini mengingat pertumbuhan penduduk yang sangat pesat di satu sisi, banyak lahan pertanian yang beralih fungsi.

Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menjelaskan bahwa program Food Farm memiliki potensi besar dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

“Posisi SDM sangat penting karena 50 persen merupakan kunci keberhasilan pertanian. Melalui berbagai program pelatihan yang diberikan, diharapkan muncul berbagai inovasi untuk mendukung keberhasilan pertanian pangan,” jelas Dedi.